Buletin Edisi #1 — Desember 2020

Hampir setahun pandemi corona menghantam seluruh sendi kehidupan kita hingga sektor pendidikan. Pengajar hanya bisa menyapa siswanya lewat dunia maya. Pendidikan kejuruan merasakan dampak signifikan sebab transformasi keterampilan tidak serta merta semua bisa di-online-kan. Belum ada yang bisa memprediksi kapan pendemi ini berakhir. Problem juga dirasakan siswa yang diprogram untuk praktik kerja industri. Hal itu disebakan karena hampir semua industri mengalami penghentian sementara terkait penerimaan siswa magang. Redaksi coba meliput solusi praktik kerja industri yang diterapkan Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMKN 1 Paringin dimasa pandemi. Melalui kerjasama dengan instalatir dan pemerintah desa, maka Prakerin berbasis project community berhasil diterapkan. Penilaian bukan hanya pada psikomotorik namun juga menyasar pada kepuasan pelanggan. Dalam waktu 3 bulan, setidaknya terdapat 56 rumah di 27 desa yang berhasil diperbaiki instalasi listriknya oleh 50 siswa. Selain mengehmat bahan praktikum sebab berasal dari pelanggan, kegiatan ini juga menggratiskan jasa layanan. Liputan menarik lainnya adalah berbagai event lomba yang diikuti selama bulan Nopember seperti lomba karya tulis dan lomba baris berbaris. Juga ada artikel Project Based Learning yang kali ini mengangkat judul AMANK AIR (Alat pengaman kelistrikan dari banjir). Tidak ketinggalan tulisan singkat terkait handwriting di Nort High School, AZ, USA. Buletin ini juga mengupas secara unik fenomena penggunaan bahasa inggris dimasa pandemi dan arti gawai dalam bahasa indonesia.

Melalui edisi perdana, buletin PERCAYA SMAKTUPAR menghadirkan berbagai artikel yang diliput, diedit hingga didesain sendiri oleh pengajar dan siswa SMKN 1 Paringin. Disusun dalam 2 bahasa tentulah tidak mudah dan pasti masih banyak kekurangannya. Namun semangat literasi menguatkan kami untuk berderap hadir melalui media digital untuk menyajikan apa yang telah, sedang dan akan dipersembahkan bagi peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia. Semoga langkah awal ini akan terus berkelanjutan dimasa yang akan datang. Terima kasih kepada semua kontributor, editor, reviewer dan ilustrator yang mewujudkan mimpi ini. Akhirnya sebuah quote menarik untuk disimak

“Guna menjadi garis panjang maka diperlukan titik kecil sebagai awalan”.