2018 – RSB – Sapesateg

Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg 2018

Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg merupakan serangkain acara festival sains tingkat nasional mengenai teknologi tepat guna (TTG). Acara ini diselenggarakan di Gedung Sanggam Balangan pada tanggal 22 – 23 Desember 2018. Dengan diikuti beberapa sekolah yang ada di Balangan diantaranya, SMKPP Negeri Paringin, MAN 1 Paringin, dan SMKN 1 Paringin untuk memamerkan alat yang telah dibuat dari masing-masing sekolah.  Untuk peserta dari SMKN 1 Paringin diwakili oleh Electrici-Team dengan memasukkan 3 alat hasil dari karya anggota Electrici-Team yakni, Bak Sampah Otomatis, Pintu Rumah Otomatis, dan Garasi Otomatis. Selain kegiatan pameran alat, acara ini juga mengajarkan cara membuat Sasirangan kepada para pesertanya sebagai bentuk melestarikan budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Dipenghujung acara, SMKN 1 Paringin bersama semua anggota Electrici-Team berhasil membawa pulang piala perlombaan dengan menjadi juara 1 dalam festival Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg tahun 2018.

Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg 2018

Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg merupakan serangkain acara festival sains tingkat nasional mengenai teknologi tepat guna (TTG). Acara ini diselenggarakan di Gedung Sanggam Balangan pada tanggal 22 – 23 Desember 2018. Dengan diikuti beberapa sekolah yang ada di Balangan diantaranya, SMKPP Negeri Paringin, MAN 1 Paringin, dan SMKN 1 Paringin untuk memamerkan alat yang telah dibuat dari masing-masing sekolah.  Untuk peserta dari SMKN 1 Paringin diwakili oleh Electrici-Team dengan memasukkan 3 alat hasil dari karya anggota Electrici-Team yakni, Bak Sampah Otomatis, Pintu Rumah Otomatis, dan Garasi Otomatis. Selain kegiatan pameran alat, acara ini juga mengajarkan cara membuat Sasirangan kepada para pesertanya sebagai bentuk melestarikan budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Dipenghujung acara, SMKN 1 Paringin bersama semua anggota Electrici-Team berhasil membawa pulang piala perlombaan dengan menjadi juara 1 dalam festival Rumah Sains Balangan (RSB) Sapesateg tahun 2018.

2017 – ACBE

Adaro Community Based Education Project Based Education 2017​

Adaro Community Based Education Project Based Education (ACBE-PBE) merupakan suatu perlombaan yang diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dengan bertujuan untuk membentuk bibit-bibit peneliti dan pemimpin dunia yang berkompeten dengan keterampilan abad 21. Pada lompa ACBE – PBE 2017, untuk pertama kalinya SMKN 1 Paringin mengikuti loma tersebut dengan bersaing melawan 64 siswa dari 21 sekolah yang ada di Balangan dan Tabalong .Lomba tersebut diawali dengan seluruh peserta mengikuti Intensive Training diadakan di  gedung informasi tanjung  selama 4 hari dari tanggal 14 – 17 Juli 2017. Kemudian diteruskan ke pelaksanaan tahapan final selama 2 hari pada tanggal 25 – 26 November 2017 yang digelar di Gedung Auditorium Tabalong Islamic Center, Maburai, Tabalong .Dalam lomba ACBE-PBE 2017, SMKN 1 Paringin diwakili oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari, Suhada (Alumni 2018) bersama M. Ardi (Alumni 2018) dengan hasil karya mereka bernama Gerbang Otomatis Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno Berbasis Voice Control, serta Risfan Mauliddinor (Alumni 2019) dan Sekar Hafizhah (Alumni 2019) dengan hasil penelitian mereka bernama Apakah Belimbing Wuluh Dapat Menetralisir Racun Lannet Pada Ikan. pada saat pengumuman peserta yang masuk finalis, SMKN 1 Paringin dari tim Suhada dan M. Ardi menjadi salah satu dari 12 tim yang masuk ke babak final. Setelah melalui berbagai macam rintangan, untuk pertama kalinya SMKN 1 Paringin yang diwakili oleh tim Suhada dan M. Ardi berhasil meraih juara 1 Adaro Community Based Education Project Based Education 2017.

Adaro Community Based Education - Project Based Education 2017​

Adaro Community Based Education Project Based Education (ACBE-PBE) merupakan lomba yang diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dengan bertujuan untuk membentuk bibit-bibit peneliti dan pemimpin dunia yang berkompeten dengan keterampilan abad 21. Lomba tersebut diadakan di  gedung informasi tanjung dengan diawali Intensive Training selama 4 hari berturut-turut dari tanggal 14 s.d 17 Juli 2017. Dalam lomba ACBE-PBE 2017, SMKN 1 Paringin diwakili oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari, Suhada bersama M. Ardi dengan hasil karya mereka bernama Gerbang Otomatis Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno Berbasis Voice Control, serta Risfan Mauliddinor dan Sekar Hafizhah dengan hasil penelitian mereka bernama Apakah Belimbing Wuluh Dapat Menetralisir Racun Lannet Pada Ikan. pada saat pengumuman peserta yang masuk finalis, SMKN 1 Paringin dari tim Suhada dan M. Ardi menjadi salah satu dari 12 tim yang masuk ke babak final. Setelah melalui berbagai macam rintangan, untuk pertama kalinya SMKN 1 Paringin yang diwakili oleh tim Suhada dan M. Ardi berhasil meraih juara 1 Adaro Community Based Education Project Based Education 2017.

2018 – ACBE

Adaro Community Based Education Project Based Education 2018

Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE – PBE) merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap ilmiah melalui kemandirian dalam mencari alternatif pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dan menuangkannya dalam sebuah proyek penelitian. Kompetisi tersebut diikuti oleh para pelajar SMA sederajat di Kabupaten Tabalong dan Balangan yang dimulai dengan kegiatan Intensive Training selama 4 hari berturut-turut dari tanggal 10 – 13 Agustus 2018 di Gedung Informasi Tanjung, Tabalong. Kemudian menyusul ke babak final selama 2 hari yang dilaksanakan  di Tabalong Islamic Center (TIC) dari tanggal 17 – 18 November 2018. Setelah sebelumnya pernah menjuarai kompetisi ACBE – PBE tahun 2017, kali ini SMKN 1 Paringin kembali mengikuti kompetisi  ACBE – PBE tahun 2018 dengan mengirimkan 4 siswa dari jurusan teknik instalasi tenaga listrik yang masing-masing tim terdiri dari M. Fahrizanor (Alumni 2020) dan M. Farhat Adha D (Alumni 2020), serta M. Aulia Rahman (Alumni 2021) dan Sekar Hafizhah (Alumni 2019). Dengan 2 hasil karya penelitian dari masing-masing tim yakni, Bak Sampah Otomatis Berbasis Arduino Mega Terprogram dan Gorden Otomatis Menggunakan Arduino Uno Berbasis Sensor Bluetooth Dan Sensor Cahaya. Setelah 2 bulan lebih melakukan penelitian sampai final hari pertama telah tiba,  SMKN 1 Paringin yang diwakili oleh tim M. Fahrizanor dan M. Farhat Adha D menjadi salah satu dari 9 peserta finalis yang lolos untuk mempresentasikan hasil karya mereka pada final hari kedua. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya “BAKSO MAUT” hasil karya dari tim M. Fahrizanor dan M. Farhat Adha D berhasil memenangkan kompetisi  ACBE – PBE 2018 dengan kategori “The Most Excellent Team”.

Adaro Community Based Education - Project Based Education 2018

Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE – PBE) merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap ilmiah melalui kemandirian dalam mencari alternatif pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dan menuangkannya dalam sebuah proyek penelitian. Kompetisi tersebut diikuti oleh para pelajar SMA sederajat di Kabupaten Tabalong dan Balangan yang dimulai dengan kegiatan Intensive Training selama 4 hari berturut-turut dari tanggal 10 – 13 Agustus 2018 di Gedung Informasi Tanjung, Tabalong. Kemudian menyusul ke babak final selama 2 hari yang dilaksanakan  di Tabalong Islamic Center (TIC) dari tanggal 17 – 18 November 2018. Setelah sebelumnya pernah menjuarai kompetisi ACBE – PBE tahun 2017, kali ini SMKN 1 Paringin kembali mengikuti kompetisi  ACBE – PBE tahun 2018 dengan mengirimkan 4 siswa dari jurusan teknik instalasi tenaga listrik yang masing-masing tim terdiri dari M. Fahrizanor (Alumni 2020) dan M. Farhat Adha D (Alumni 2020), serta M. Aulia Rahman (Alumni 2021) dan Sekar Hafizhah (Alumni 2019). Dengan 2 hasil karya penelitian dari masing-masing tim yakni, Bak Sampah Otomatis Berbasis Arduino Mega Terprogram dan Gorden Otomatis Menggunakan Arduino Uno Berbasis Sensor Bluetooth Dan Sensor Cahaya. Setelah 2 bulan lebih melakukan penelitian sampai final hari pertama telah tiba,  SMKN 1 Paringin yang diwakili oleh tim M. Fahrizanor dan M. Farhat Adha D menjadi salah satu dari 9 peserta finalis yang lolos untuk mempresentasikan hasil karya mereka pada final hari kedua. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya “BAKSO MAUT” hasil karya dari tim M. Fahrizanor dan M. Farhat Adha D berhasil memenangkan kompetisi  ACBE – PBE 2018 dengan kategori “The Most Excellent Team”.

Edisi Oktober 2021

Menjadi konsisten tidaklah mudah, namun itu merupakan tantangan yang akan selalu dihadapi dalam melakukan apapun. Lebih setahun covid-19 telah merebak, kondisi ini menjadikan semua berfikir ulang, bahwa menunggu pandemi mereda merupakan hal yang hampir mustahil. Maka oleh sebagian besar negara, mulai menerapkan kondisi “new normal”, hidup berdampingan dengan covid-19.

Pendidikan menjadi hal paling rumit untuk disiapkan menuju New Normal. Salah satunya adalah vaksinasi. Jumlah siswa dan sebaran yang membuat vaksinasi menghadapi tantangan yang besar. Belum lagi yang terkait konsistensi dalam menjaga penerapan protokol kesehatan.

Artikel menarik yang kami sajikan dalam edisi ini salah satunya adalah tempat cuci tangan otomatis yang merupakan proyek otomasi siswa program keahlian Teknik Ketenagalistrikan. kehadiran alat ini diharapkan membantu kesiapan sekolah dalam menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas yang rencananya akan segera dilaksanakan dalam semester ini.

Selain itu juga kami hadirkan nuansa hallowen yang identik dengan “hantu”. Juga ada ritual siraman pusaka keraton pada segmen sudut jogja. Kami juga tak lupa menghadirkan profil PLTA Sigura-gura dan deretan artikel singkat terkait kampus dan profil alumni Program keahlian Listrik SMKN 1 Paringin. Liputan profesional development #2, sebagai oleh-oleh cerita dari Arizona, USA juga sayang dilewatkan.

Akhirnya kita berharap, konsistensi dalam setiap langkah yang kita targetkan akan mampu dijaga khususnya demi pendidikan yang lebih baik dalam menjawab sebagai tantangan yang muncul. Semoga kenormalan baru akan menghadirkan paradigma baru terkait arah dan kebijakan pendidikan yang mencerahkan, berkelanjutan dan berkeadilan.

Selamat membaca….

2016 – LKS

Lomba Kompetensi Siswa Kalimantan Selatan 2016

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) merupakan ajang tahunan yang biasa diikuti oleh berbagai SMK sesuai dengan bidang keahlian yang diajarkan kepada para siswanya. Pada LKS Kalimantan Selatan 2016, SMKN 1 Paringin mengikuti lomba tersebut dengan mengirimkan salah satu siswa bernama M. Dandung (Alumni 2017) dari kelas 12 jurusan teknik instalasi tenaga listrik untuk berkompetensi di bidang keahlian electrical instalation. Lomba tersebut berlangsung dari hari Selasa, 08 November 2016 sampai dengan Jum’at, 11 November 2016 yang diselenggarakan di Asrama Haji Embarkasi, Banjarbaru. Dari hasil akhir perlombaan, M. Dandung (Alumni 2017) dari SMKN 1 Paringin meraih juara 3 di bidang keahlian electrical instalation dengan total hadiah sebesar 2 juta rupiah. Hal ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMKN 1 Paringin agar dapat terus meningkatkan bidang keahliannya supaya dapat bersaing pada kompetensi berikutnya.

Lomba Kompetensi Siswa Kalimantan Selatan 2016

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) merupakan ajang tahunan yang biasa diikuti oleh berbagai SMK sesuai dengan bidang keahlian yang diajarkan kepada para siswanya. Pada LKS Kalimantan Selatan 2016, SMKN 1 Paringin mengikuti lomba tersebut dengan mengirimkan salah satu siswa bernama M. Dandung (Alumni 2017) dari kelas 12 jurusan teknik instalasi tenaga listrik untuk berkompetensi di bidang keahlian electrical instalation. Lomba tersebut berlangsung dari hari Selasa, 08 November 2016 sampai dengan Jum’at, 11 November 2016 yang diselenggarakan di Asrama Haji Embarkasi, Banjarbaru. Dari hasil akhir perlombaan, M. Dandung (Alumni 2017) dari SMKN 1 Paringin meraih juara 3 di bidang keahlian electrical instalation dengan total hadiah sebesar 2 juta rupiah. Hal ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMKN 1 Paringin agar dapat terus meningkatkan bidang keahliannya supaya dapat bersaing pada kompetensi berikutnya.

Mulai Obrolan
ARSIB (Layanan Operasional Bengkel)
Layanan Operasional Bengkel
Berbagai informasi mengenai laporan pembelajaran dan kegiatan seperti LIGHT COMMUNITY

SIlahkan Ketik "LAYANAN" untuk mulai obrolan